Serba Serbi Anjing Hamil (Info dan perawatannya)

Merawat anjing hamil memerlukan perhatian khusus, tidak hanya dalam hal nutrisi dan exercise, namun juga dalam perawatan kesehatan agar menghasilkan kualitas induk dan anak yang optimal. Terutama bagi anda yang baru pengalaman pertama kali menangani anjing hamil, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter hewan setempat mengenai status kesehatan anjing anda, pilihan diet yang tepat, teknik perawatan serta langkah persiapan pada waktu menjelang anjing anda melahirkan. Ada baiknya anda juga mengenal dasar pengetahuan mengenai kehamilan anjing sebagai langkah antisipatif dalam penanganan yang efektif dan aman demi keselamatan si induk dan anak, mengingat seringkali ditemukan kasus seperti kesulitan melahirkan (distokia), terserang penyakit disaat anjing hamil maupun keguguran.

Untuk itu diperlukan perencanaan yang matang sebelum membiakkan anjing anda terutama mengenai kesehatan anjing tersebut. Hal ini berguna untuk mencegah potensi penularan penyakit dari induk pada anak, mengingat anak anjing baru lahir belum memiliki kekebalan tubuh yang optimal. Ada baiknya anjing sebelum dikawinkan telah berstatus vaksinasi lengkap, agar kolostrum yang dihasilkan induk memiliki zat kebal pasif yang cukup untuk melindungi ketahanan tubuh anak anjing. Anda juga perlu memastikan anjing anda telah diberikan obat cacing setidaknya 2 x sebelum dikawinkan, untuk mencegah penularan cacing pada janin yang dapat terjadi melalui plasenta dan susu induk. Selain itu juga perlu dilakukan kontrol terhadap ektoparasit seperti kutu dan caplak.

Anjing memiliki masa kehamilan antara 58-68 hari. Sedangkan untuk menentukan anjing yang positif hamil atau tidak umumnya dapat dilakukan secara manual dengan perabaan (palpasi) daerah uterus dimana adanya fetus mulai terasa pada umur kehamilan 28 hari. Sayangnya teknik ini agak sulit dilakukan pada anjing ras besar. Untuk pemeriksaan yang lebih akuratif dapat dilakukan dengan USG (ultrasound) yang dapat mendeteksi detak jantung fetus mulai umur 28 hari maupun dengan x-ray yang dapat mendeteksi banyaknya fetus berdasarkan kalsifikasi tulang yang terbentuk mulai umur 42 hari.

Pada awal masa kehamilan anjing dapat disertai adanya penurunan nafsu makan yang lebih disebabkan oleh faktor perubahan hormonal dalam rangka penyesuaian adanya embrio dalam tubuh anjing. Namun anda tak perlu kuatir karena mulai umur 6 minggu umumnya nafsu makan anjing akan naik cepat diikuti dengan pertambahan berat badan. Pada masa ini takaran pemberian dogfood sebaiknya ditambahkan secara bertahap sebesar 25% per minggu hingga mencapai 2x lipat takaran normal pada saat mencapai minggu ke 8.

Di bulan pertama kehamilan juga sebaiknya anjing tidak diberikan supplement vitamin terutama kalsium karena dapat menimbulkan gangguan ekstraksi kalsium tulang setelah melahirkan akibat kelebihan suplementasi vitamin A dan D yang dapat diikuti dengan terjadinya hypocalcemia. Hal ini dapat diantisipasi dengan pemberian diet berkualitas tinggi terutama dog food puppy formula karena memiliki kandungan nutrisi yang seimbang khususnya untuk kebutuhan pertumbuhan fetus.

Selain nutrisi, latihan/exercise seperti berjalan dan berlari secara regular juga perlu dilakukan untuk melatih tonus otot terutama otot uterus. Menjelang minggu terakhir melahirkan, anjing lebih mudah lelah dan malas bergerak karena ukuran abdomen yang membesar sehingga anda dapat mengurangi intensitas latihan pada tahap ini.

Anda juga perlu memperhatikan perubahan fisiologis yang tampak seiring dengan perkembangan anjing hamil secara normal, diantaranya pembesaran puting susu yang dapat mengeluarkan air susu pada 2-7 hari menjelang kelahiran. Selain itu pertambahan bobot badan juga perlu diperhatikan terutama memasuki masa kehamilan bulan kedua, yang disertai dengan peningkatan nafsu makan. Sebaiknya pertambahan bobot badan tidak melebihi 15-25% dari berat badan normal pada masa kehamilan untuk mencegah obesitas yang dapat menganggu proses kelahiran anak anjing nantinya.

Tanda-tanda anjing anda memasuki waktu partus (melahirkan) selain dari perubahan diatas, juga disertai dengan perubahan tingkah laku (behaviour) anjing seperti gelisah, nafsu makan menurun disertai penurunan suhu tubuh 1-2oC dari normalnya yaitu 38-39oC dan umumnya terjadi sehari menjelang partus. Di samping itu juga dapat dijumpai adanya sekresi cairan seperti jelly berwarna jernih dari vagina yang terlihat membengkak (oedematous) pada 1-3 hari menjelang kelahiran (partus).

Bila anda belum berpengalaman menangani anjing partus, ada baiknya anda merencanakan jadwal kelahiran di klinik hewan maupun dengan dokter hewan setempat dikarenakan dalam proses melahirkan dibutuhkan keterampilan khusus untuk menangani anak anjing yang baru lahir.

oleh: drh. Anita Bunawan

About infogukguk

Guk! Tempat nongkrong & sharing para #DogLover. Ada info soal dokter hewan, tips merawat anjing, kesehatan anjing dll... :)
This entry was posted in Info GukGuk, Perawatan Anjing and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s